Mengetahui Jenis - Jenis ZPT (Zat Pengatur Tumbuh) dan Fungsinya bagi Tanaman

   Assalamualaikum pembaca yang budiman, sebelum saya membahas tentang apa itu ZPT dan fungsinya bagi tanaman, saya ingin mengajak para pembaca untuk mulai cinta tanaman dan menanam. Karna dengan menanam 1 pohon saja kita sudah berpartisipasi dalam penghijauan dunia.
   Baiklah, langsung saja kita masuk pada pokok bahasan. Apa itu ZPT? Mungkin istilah ZPT masih terdengar asing bagi sebagian orang. ZPT adalah zat pengatur tumbuh pada tanaman, atau yang dalam bahasa asing biasa disebut PGR (Plant Growht Regulator). Unsur dari ZPT adalah hormon yang secara alami sudah terdapat di dalam tumbuhan itu sendiri, baik pada daun, bunga, buah, batang, maupun akar. ZPT yang di hasilkan secara alami oleh tumbuhan di sebut juga fitohormon. ZPT sangat berpengaruh dalam memacu, menghambat, ataupun pertumbuhan, pergerakan, dan perkembangan tanaman.
   Zaman sekarang, dengan semakin berkembangnya bioteknologi, ZPT sudah dapat di buat oleh manusia, yang di kenal dengan ZPT sintetis. Pada pelaksanaannya di lapangan, mayoritas petani lebih sering menggunakan ZPT sintetis karena proses kerjanya yang relatif lebih cepat (instan) di bandingkan dengan ZPT alami.
   Di lihat dari cara pembuatannya, ZPT buatan dapat di bagi menjadi 2, yaitu ZPT sintetis dan ZPT buatan alami yang di buat dari ekstrak bagian tanaman tertentu. Namun, penggunaan ZPT  alami memiliki keunggulan tersendiri, yaitu selain ramah lingkungan juga proses pembuatannya cukup mudah dan murah. Anda dapat mendapatnnya dengan cara memfermentasi ekstrak tanaman yang akan di jadikan ZPT dengan menggunakan mikroorganisme lokal. Caranya hampir sama seperti membuat POC (Pupuk Organik Cair).

(cara membuat zpt giberelin alami)
(cara membuat zpt sitokinin alami)
(Cara membuat zpt auksin alami)

   Sekarang ini di kenal 5 jenis ZPT utama, di antaranya: Giberelin (giberelins/GA), sitokinin (cytokinins), auksin (auxin), etilen (etena/ETH), dan asam absitat (abscisic/ABA). Dan dari 5 jenis ZPT utama di klasifikasikan lagi menjadi 3 kelompok berdasarkan sifatnya, yaitu:

  • ZPT yang dapat menghambat (inhibitor) pertumbuhan: asam absisat (ABA)
  • ZPT pendukung pertumbuhan tanaman (positif) : Auksin, Sitokinin, dan Giberelin.
  • ZPT yang dapat mendukung ataupun menghambat pertumbuhan : etilen.


   Di bawah ini saya akan menjelaskan fungsi dari masing-masing ZPT tersebut:

  1. Giberelin (GA)
   Giberelin adalah hormon yang berfungsi untuk merangsang munculnya bunga, pembungaan yang serempak, dan pertumbuhan batang. Giberelin merupakan turunan dari asam gibberelat. Ada ratusan jenis giberelin, namun yang sering di gunakan salah satunya adalah Gibberellic Acid (GA3).
   Secara khusus peran hormon Giberelin di antarnya :
  • Mematahkan dormansi benih
  • merangsang biji untuk berkecambah
  • Merangsang pembungaan
  • Merangsang proses bembelahan sel
  • Merangsang terjadinya buah bertenokarpi
   
   Contoh bahan alami yang mengandung hormon giberelin: bawang merah, rebung/tunas bambu.

   Contoh produk dagang ZPT giberelin sintesin: Agrogibb 40SL, Supergibb 20TB, Progibb 20SL, Biggest 40EC, Dan lain lain.

  2. Sitokinin (Citokinins)

   Sitokinin adalah hormon turunan Dari adenin pada tumbuhan yang fungsinya untuk merangsang pembelahan sel. Penggunaan sitokinin pada umumnya bertujuan untuk merangsang tumbuhnya tunas pada tanaman muda. Namun akan kurang maksimal jika di gunakan pada tanaman dewasa.
   Konsentrasi ZPT sitokinin tertinggi yaitu berada di area meristematik Dan daerah yang berpotensi tumbuhnya secara berkelanjutan seperti pada daun muda, ujung akar, perkembangan buah dan biji.

   Spesifikasi peranan hormon Sitokinin:
  • Merangsang morfogenesis (pembentukan tunas)
  • Bersama dengan auksin Dan giberelin merangsang pembelahan sel tanaman
  • Merangsang perluasan daun yang di hasilkan Dari pembesaran sel atau merangsang pemanjangan titik tumbuh daun
  • Jika auksin merangsang pertumbuhan pucuk/ujung, maka sitokinin merangsang pertumbuhan kuncup lateral (cabang samping)
  • Menghambat proses penuaan daun
  • Merangsang pembentukan akar cabang
  • Mematahkan dormansi biji.


   Contoh bahan yang mengandung sitokinin alami: air kelapa, jagung muda, bonggol pisang.


   Contoh produk dagang ZPT sitokinin sintetis: Inducer 10SL, Kelpak 11/0,031SL, dan lain lain.

  3. Auksin (Auxin)

   Auksin merupakan jenis hormon yang paling mudah di temukan di ujung akar, pucuk daun, Dan pucuk batang. Pusatnya di setiap pucuk bagian Dari tanaman. Peran utama dari hormon auksin adalah membantu percepatan tumbuhnya tanaman.

   Spesifikasi peranan hormon auksin:
  • Perpanjangan akar (root initiation)
  • Pertumbuhan buah ( fruit growht)
  • Pertumbuhan batang (stem growht)
  • Pembelahan dinding sel
  • Meningkatkan sintesis protein
  • Merangsang partenokarpi, yaitu kondisi dimana buah terbentuk tanpa pembuahan. Pada buah bertenokarpi jumlah kandungan ZPT auksin nya amat banyak.
  • Merangsang dominasi apikal/tunas atas. Jika dilakukan pemotongan pada tunas batang, maka akan tumbuh tunas baru di ketiak daun (tunas lateral).
   Contoh bahan alami yang mengandung ZPT auksin: keong mas, bekicot, Dan kecambah.


   Contoh ZPT auksin sintetis: asam naftalenasetat (NAA), Asam 4-klorofenoksiasetat (4-CPA), Asam 2,4-diklorofenoksiasetat (2,4-D), asam betanaftoksiasetat (BNOA).
   Contoh produk dagang ZPT auksin: Kelpak 11/0,31SL, Ratu Biogen SL.

  4. Etilen (Etena/ETH)

   Etilen adalah hormon yang berfungsi mendukung pertumbuhan sekaligus menghambat. Hormon etilen berperan penting pada  proses pematangan buah. Tapi apabila aplikasinya berlebihan justru berpengaruh sebaliknya, yaitu menghambat pertumbuhan buah dan menyebabkan daun gugur bahkan bisa berdampak pada kematian pada tanaman.

   Spesifikasi peranan hormon etilen:
  • Menstimulasi perkecambahan
  • Mendukung terbentuknya bulu-bulu akar
  • Mempercepat proses pematangan buah
  • Mendukung proses pembangunan pada nanas
  • Menghambat transportasi auksin secara basipetal Dan lateral
  • Menghambat perpanjangan batang Dan akar pada beberapa jenis tanaman
  • Mekanisme timbal balik secara teratur dengan adanya auksin yaitu dengan konsentrasi auksin yang tinggi.

   Contoh bahan alami yang mengandung ZPT etilen: pisang, mangga, apel, dan tomat.


   Contoh produk dagang ZPT etilen sintetis: Raptor 400SL, Prothepon 480SL, Cepha 480SL, Ethrel 450SL, Dan lain lain.

   Demikianlah penjelasan dari saya tentang pengertian ZPT, jenis-jenis ZPT , dan fungsi Dari masing-masing ZPT pada tanaman. Semoga tulisan saya bermanfaat Dan dapat anda jadikan referensi untuk meningkatkan hasil Dan kualitas panen anda.
   Terimakasih, salam sukses petani Indonesia. :)
   Wassalamualaikum. Wr. WB.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

CARA MEMBUAT ZPT SITOKININ ALAMI

CARA MEMBUAT ZPT GIBERELIN ALAMI